Pantai di Gunung Kidul memang terkenal dengan keeksotisan pemandangannya dan desir ombaknya yang lembut namun cukup menantang. Pantai selatan Jawa walaupun sarat akan bau mistis namun tak pernah luput dari keramaian kunjungan para wisatawan yang berkunjung. Pantai Sadeng sejauh ini telah dimanfaatkan dan di kelola secara maksimal untuk menjadi sebuah dermaga atau pelabuhan . Justru inilah yang menjadi sisi keunikan tersendiri dari pantai ini . Pengunjung yang datang akan dengan mudah mendapatkan ikan laut segar . Komoditi ikan yang biasanya di dapatkan para nelayan adalah ikan Tuna , tongkol dan layur . Tak jarang pula para nelayan panen ikan tenggiri. Pantai Sadeng terletak di Desa Pucung, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Jarak sekitar 50 Km dari Wonosari

Berkunjung di salah satu pantai indah di jajaran Wisata Jawa ini akan membutuhkan sedikit tenaga ekstra dikarenakan perjalanan yang harus di tempuh terdapat banyak tikungan-tikungan tajam dan curam mengingat Pantai-pantai di daerah Gunung Kidul memang gugusan pantai-pantai yang berada di balik pegunungan Gunung Kidul.

1465820788051

Pantai Sadeng dikenal sebagai Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) dan pelabuhan bertaraf nasional. Berkeliling ke penjuru pantai adalah cara untuk menikmati kemajuan perikanan di Sadeng. Akan tampak sekelompok nelayan yang membersihkan perahu, mengangkut ikan dari perahu ke tempat pelelangan, menggiling es batu untuk dimasukkan dalam kotak ikan sebelum didistribusikan, hingga ibu-ibu nelayan yang mengasuh anak-anak di pondokan. Seluruh warga pantai seolah sibuk dengan aktivitas perikanannya. Namun justru inilah yang menjadi keunikan dari Pantai Sadeng ini.

Untuk berkunjung ke Pantai Sadeng ini hanya di butuhkan beaya untuk operasional parkir saja karena potensi utama dari pantai ini memanglah untuk pelabuhan. Tapi bukan berarti tidak ada spot-spot tertentu di Pantai Sadeng ini yang bisa di gunakan untuk berenang atau berselfi-sefi ria. Di pojokan timur Pantai Sadeng ada spot yang memang tidak di gunakan untuk berlabuhnya kapal sehingga di manfaatkan untuk menikmati gemericik ombak pantai dengan berenang ataupun hanya sekedar bermain air.

Adalah sebuah pilihan yang tepat jika Anda akan memutuskan menghabiskan waktu liburan anda ke Kota Istimewa Yogyakarta. Untuk anda penikmat wisata alam yang serba tenang ,indah dan memukau Jogjakartalah tempatnya. Begitupun untuk anda penyuka wisata edukasi , wisata budaya dan pengenalan sejarah Jogja juga bisa memenuhi keinginan anda. Untuk anda yang sudah sering berkunjung ke Kota Jogja dan sudah berkali mengulik keindahan wisata alamnya , tak ada salahnya mencoba berkunjung ke museum pesawat dirgantara yang terletak di komplek TNI AU Yogyakarta, Lanud Adi Sucipto.

Harga masuk ke Museum Dirgantara bisa dikatakan sangat murah dan terjangkau. Hanya dengan mengginakan Rp. 4.000 per orang anda suah dapat memasuki dan menikmati koleksi-koleksi pesawat yang tersimpan di dalamnya. Apabila wisatawan yang datang menggunakan bis besar , maka harga yang di patok adalah Rp. 150.000 untuk seluruh anggota yang berada dalam satu bis besar tersebut.

Di Musem Dirgantara Selain sekedar melihat-lihat koleksi pesawat yang ada, para wisatawan juga diperbolehkan untuk mencoba naik ke beberapa jenis pesawat. Para wisatawan juga bisa berfoto layaknya seorang pilot, namun dengan biaya tambahan yang dikenakan per kamera. Semua Ini tentunya akan dapat menjadi pengalaman yang tak terlupakan, khususnya bagi anak-anak. Namun para wisatawan nggak perlu khawatir karena biaya tambahan yang harus dibayarkan tidaklah mahal, hanya Rp. 1000,- saja. Museum Dirgantara  ini dibuka untuk umum setiap hari mulai dari pukul 08.30 sampai dengan pukul 15.00 WIB.Tetapi pada hari Senin dan hari libur nasional Museum Dirgantaraini tutup.

266068

Berbincang-bincang dengan Kepala Museum Dirgantara ,Bapak Taiburohman yang dengan berani mengklaim bahwa museum Dirgantara Jogja bukan museum yang terlengkap di Asia tenggara seperti yang di sebutkan sebelumnya , namun museum ini adalah museum pesawat terlengkap di dunia . Taiburohman dengan tegas berani mengklaim pernyataan ini karena memang ada pesawat-pesawat yang memeng sudah tidak ada bahkan di Negara dimana pesawat tersebut berasal namun masih tersimpan rapi di museum ini . Taiburohman juga menceritakan bahwa Negara Indonesia sebenarnya punya sejarah mengenai perpeswatan dunia yang patut dibanggakan namun tidak begitu tersespos dunia ,yaitu Presiden di dunia yang pertama kali menggunakan pesawat terbang adalah presiden Indonesia yaitu Presiden Soekarna pada tahun 1951, mengalahkan presiden di negara adi kuasa Amerika yang presidennya baru mulai menaiki pesawat terbang pertama pada tahun 1957.

Berwisata ke Kota Bersinar Klaten harus anda rencanakan bersamaan dengan wisata anda ke Jogjakarta atau Surakarta (Solo). Pasalnya kota ini berada tidak jauh dari kedua kota legend di Pulau Jawa tersebut. Secara administratif Kota Klaten terletak diantara Kota Gudeg Yogyakarta dan Kota Surakarta. Terkenal dengan wisata-wisata airnya yang cukup menyita perhatian public belakangan ini dengan wisata Pnnggoknya yang mewarnai dunia maya dengan wisata selfie under water yang diajdikan andalan.

Padahal selain berwisata air di Ponggok , Kota Klaten mempunyai tempat wisata air yang juga menjadi salah satu spot Wisata alam andalan Kota Klaten. Tempat tersebut adalah rawa jombor yang terletak di desa krakitan, kecamatan bayat, kabupaten klaten, provinsi Jawa tengah. Rawa Jombor berjarak kurang lebih 8 km dari kota Klaten. Rawa ini memiliki luas 198 ha dengan kedalaman meencapai 4,5 m dan memiliki daya tampung air 4 juta m3. Tanggul yang mengelilingi rawa ini sepanjang 7,5 km dengan lebar tanggul 12 m.

bendungan-rowo-jombor-foto-dari-_khrisna_

Daerah Rowo Jombor pada mulanya adalah daerah cekungan luas yang sering tergenang air. Sehingga lambat laun tempat ini dinamai dengan Rawa Jombor , yaitu rawa yang terletak di Desa Jombor ( yang sekarang berganti nama menjadi desa Krakitan). Keunikan dari Wisata Klaten Rowo Jombor ini adalah banyaknya warung-warung diatas Rawa ini sehingga lebih dikenal dengan Wisata Warung Apung Rawa Jombor.

Spot Wisata alam di jajaran Wisata Jawa ini sangat cocok dinikmati untuk Anda yang merindukan bersantai menikmati ketenangan Rawa dipadu pemandangan alam sekitar yang indah dan dilengkapi dengan berbagai pilihan Wisata Kuliner yang siap memanjakan lidah anda. Selain menikmati keindahan alam , tersedia juga permainan-permainan wahana air yang akan menambah keceriaan pada liburan anda jika si buah hati anda juga ikut. Jadi , apa yang anda tunggu untuk datang ke Kota Kecil yang indah dan bersinar ini ? Momen kebahagiaan dan ketenangan liburan akan menghiasi keluarga kecil anda.

Festival Kesenian Yogyakarta atau yang lebih dikenal dengan FKY kini sudah menjadi trending topic yang hangat di bicarakan di berbagai kalangan anak muda  Yogyakarta . Berbagai informasi mengenai FKY yang tahun ini menginjak perayaan yang ke 28 ini menghiasai kolom-kolom informasi yang bertebaran di social media khususna instagram. Pasalnya Festival Kesenian Yogyakarta 28 ini memang diadakan dalam jangka waktu yang tidak sebentar yaitu mulai tanggal 23 Agustus hingga 9 September 2016.

DSC_0330

Dengan mengususng tema ,”Masa Depan , Hari Ini Dulu” mendeskripsikan tentang percobaan meneropong suatu masa di detik , menit , jam ,tahun bahkan abad dengan cara kebudayaan sebagai titik acu ide. Memang kebudayaan tak selalu hanya berfokus pada segala sesuatu yang berkaitan dengan nilai-nilai adat dan kesenian tradisional semata namun jauh menjangkau dari itu yaitu hingga system pendidikan , kehidupan social hingga ranah politik. Karena masa sekarang yang kita hadapi sekarang ini adalah hasil dari masa depan pada masa lampau.

Acara FKY 28 yang di selenggarakan di Condong Catur Yogyakarta ini membuka kesempatan bagi banyak mahasiswa untuk menjadi volunteer dalam penyelenggaraan kepanitian FKY 28 yang serba teroganisisr ini . Design-design festival yang mengususng nilai-nilai kesenian dan semangat ‘Hari Ini’ membuat acara ini menajdi tempat hits yang seolah menyuarakan wajib di kunjungi oleh berbagai kalangan muda yang ada di Yogyakarta .

Rangkaian acara demi acara tak pernah tak ramai dari kunjungan para penikmat kesenian Yogya . Pengunjung yang datang maupun yang berjualan sebagian besar adalah para kawula muda karena bagaimanapun Kota Yogya memang kotanya anak muda. Seolah menyuntikan atmosfer keseruan tersendiri , sehingga setiap pengunjung yang datang bisa di pastikan selalu mengambil gambar pada stand-stand photoshoot yang disediakan . terbukti dari stand photoshoot yang selalu antri oleh para pengunjung yang ingin berfoto. Inilah yang semakin menambah semarak FKY 28 dalam unggahan-unggahan yang ada di media social terlebih media instagram. Jadi , kapan mau ke FKY 28 dan berfoto hits disana ? J

Bicara tentang Gunung Kidul, gak akan pernah habis untuk diceritakan, apalagi tentang tempat wisatanya, sebab kabupaten paling timur dari Kota Jogja ini selalu memunculkan dan wisata baru, dan hampir pasti selalu terekspos para penjelajah keindahan.

Kali ini yang akan Wisatajawa bicarakan adalah Telaga Biru Semin Gunung Kidul, merupakan wisata baru dari Gunung Kidul yang lagi hits banget di kalangan anak muda Jogja, Telaga Biru ini menawarkan panorama alam yang begitu indah berupa pegunungan kapur dan telaga yang berwarna hijau (walaupun namanya Telaga Biru hehehe).

Tempat ini sangat cocok untuk anda yang hobby hunting foto, apalagi di musim penghujan seperti ini, volume air di Telaga Biru akan sangat terisi dan sangat indah.

Untuk menuju Telaga Biru, anda akan melewati bekas tempat penambangan batu kapur yang kemudian didiamkan begitu saja, yang kemudian meninggalkan kolam kolam yang kemudian terisi oleh curahan air hujan, terdapat empat kolam yang biasa digunakan untuk mandi dan berfoto-foto.

telaga-biru

Rute Menuju Telaga Biru Gunung Kidul

Lokasi telaga Biru ini terletak di Dusun Ngemplak Desa Candirejo Kecamatan Semin Gunung Kidul. Lokasi wisata Telaga Biru ini memang berada di ujung timur laut dan berbatasan dengan Kabupaten Sukoharjo, jadi cukup jauh juga jika ditempuh dari Kota Jogja. namun tenang saja karena akses menuju telaga Biru ini cukup mudah. Telaga Biru ini memiliki kedalaman 5-8 meter, so harus tetap waspada jika bermain di sini bagi yang tidak bbisa berenang sebaiknya menyewa pelampung buat jaga jaga kalau terpeleset dan tercebur.

Untuk menuju Telaga Biru di Gunung Kidul, jika berangkat dari Jogja adalah melalui jalur utara, Jl Solo kemudian sampai Prambanan dan Klaten ambil arah Cawas selanjutnya ada pertigaan belok kiri ambil arah Sukoharjo, sesampainya di tugu perbatasan Sukoharjo dan Gunung Kidul akan ada jalan cor blok ganda ikuti saja jalan tersebut dan arahkan pandangan mata ke bukit kapur yang ada di depan, sampai deh. atau bisa search via google map di koordinat  : 7° 48′ 56.81″ S 110° 45′ 50.08″ E

067409200_1454306282-telagabiruu

Harga Tiket Masuk Telaga Biru Semin Gunung Kidul

Saat ini tempat wisata bagus Gunung Kidul ini masih gratis alias tidak dipungut biaya, hanya cukup membayar ongkos parkir saja. Untu persewaan pelampung harganya Rp. 10.000. Tips berkunjung ke Telaga Biru, untuk mendapatkan view yang bagus adalah saat pagi hari atau bisa juga pas sore hari sambil melihat sunset dari atas bukit kapur, tapi tetap harus waspada karena tempat ini merupakan penambangan aktif yang masih banyak aktivitas penambang dan kendaraan besar lalu lalang.